Tampilkan postingan dengan label Agenda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agenda. Tampilkan semua postingan

Launching Film Dokumenter UIN Suska Mengajar

by Unknown  |  in Agenda at  17.04.00



HADIRI !!! Launching Film Dokumenter

"PAK TAKTUNG - TAMAN BUNGA RIMBA"

Desa Rantau Langsat, yang berada dalam kawasan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh dan Konservasi Harimau Sumatra Kab. Indragiri Hulu, Riau. terdapat tiga suku pedalaman yaitu, Talang Mamak, Melayu Tua, dan Kubu yang tersebar di 15 Dusun. Pak Taktung adalah seorang tokoh masyarakat Melayu Tua. Ia hanya sempat mengenyam Pendidikan di Sekolah Rakyat (SR) selama 6 bulan. Walau tanpa lulus sekolah dan ijazah, Ia telah memiliki niat dan bertekat untuk MENGAJAR. menyelamatkan anak-anaknya di pedalaman yang telah berada di jurang kebodohan dan tereliminasi dari kemajuan zaman. Pada tahun 2001 Ia memulainya. mengajar dari rumah ke rumah membawa buku yang disandangnya di dalam tasnya. pada tahun 2004 Ia pun membangun sekolah. meski harus menempuh perjalanan 4 hari 3 malam. dan sekarang telah 4 sekolah yang dibangunnya.

Belajar dari Anak Panti Asuhan

by Unknown  |  in Agenda at  14.59.00
Beberapa minggu lalu, Minggu (16/11) UIN Suska Mengajar jilid III mengadakan kunjungan sekaligus mengajar di Panti Asuhan, kebetulan pada hari itu tempat yang kami pilih untuk kami kunjungi ialah Panti Asuhan Fajar Harapan yang terletak di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Riau. Seluruh panitia berkumpul pukul 07.30WIB di Pendopo UIN Suska  Riau. Tepat pukul 08.10 WIB kami tiba di Panti Asuhan ini, ya awalnya kami melihat banyak balita bermain dibalik pagar besi itu karena Panti ini mayoritas ditinggali oleh bayi dan balita, mereka sibuk bermain sehingga lupa mungkin ada yang mengunjungi mereka. Pengalaman ke Panti Asuhan untuk pertama kalinya memang terasa sangat menyenangkan walau awalnya terasa agak canggung menurut saya.
 

Oleh : Yova Ardyastuti

Keterampilan UIN Suska Mengajar

by Unknown  |  in Agenda at  07.19.00
Oleh : Yova Ardyastuti
Keterampilan Dasar Mengajar atau yang biasa juga disebut microteaching merupakan satu diantara pelatihan yang diberikan untuk para pengajar UIN Suska Mengajar yang tidak lama lagi akan turun ke lapangan tepat di suku pedalaman yang berada di daerah Riau.

Pemateri pada pelatihan microteaching  Hepriza Juwita S pd yang merupakan salah satu diantara pendiri USM. Pelatihan ini diadakan di Teater Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial yang terletak di gedung B Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau pada pukul 14:00 WIB, Sabtu(8/11) .

UIN Suska Mengajar Jilid II Adakan Seminar Peduli Pendidikan Bangsa

by Unknown  |  in Agenda at  05.02.00
 

UIN Suska Mengajar (USM) Jilid II mengadakan Seminar Peduli Pendidikan Bangsa. Tujuannya agar mahasiswa tahu bagaimana mirisnya pendidikan anak bangsa yang berada di daerah terpencil.

Saat ini daerah itu belum tersentuh pendidikan yang layak oleh pemerintah khususnya di daerah Riau. Dalam semimar turut hadir Dr Elviriadi S Pi M Sc dan Nurman S P M Si tokoh masyarakat Talang Mamak, Kamis (23/1), di teater Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (FEKONSOS) UIN Suska Riau.

Muhammad Ichfan Ketua Panitia berharap mahasiswa empati terhadap pendidikan anak-anak bangsa demi kemajuan bangsa kita kedepannya.

“Tentunya dengan niat tulus dan ikhlas,”katanya.

Reza Fahlevy ketua USM Jilid II mengatakan dengan kegiatan ini dapat membuat individu kenali dirinya. “Siapa ia, dari mana dan untuk apa ia ada,” katanya.

Ia pun berharap agar mahasiswa peduli pendidikan.

“Bisa mengenal lebih dekat suka cita dari wajah Indonesia,”tutupnya. Yova**

Korban Banjir Terserang Penyakit, Mahasiswa UIN Beri Bantuan

by Unknown  |  in Agenda at  05.00.00


Sedikitnya 750 korban banjir di Kota Pekanbaru mulai terserang penyakit. Dari data diperoleh gagasan.co di tiga Puskesmas di Kecamatan Rumbai menyebutkan 127 korban banjir diserang diare, 191 penyakit ispa, 28 orang iritasi mata, 229 mengidap penyakit kulit sisanya sekitar 203 mengidap penyakit lain.

Melihat kondisi itu, mahasiswa UIN Suska Riau yang tergabung dalam berbagai organisasi menggelar aksi simpati untuk membantu korban banjir. Sejak pagi mereka berdiri di Pos Satpam pintu masuk UIN Suska Riau untuk menjajakan kotak amal pada pengendara yang keluar masuk kampus UIN Panam, Kamis (12/12).

Adapun gabungan relawan mahasiswa itu yakni Ikatan Pemuda Pelajar Banjar Riau (IPPMBR), UIN Suska Mengajar Jilid II, IKABRI dan Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (IMIKI) Riau, LPM Gagasan, Komunitas UIN Suska Riau Mengajar, KSR PMI UIN Suska Riau, BEM UIN Suska Riau.

“Aksi ini sudah berlangsung sejak Rabu kemaren,” kata Koordinator Lapangan Reza Pahlevi, kepada gagasan.co, Kamis (12/12).

Reza mengatakan, sebelumnya aksi penggalangan dana ini sudah bergerak di dua lokasi yakni di persimpangan Mall SKA dan depan kantor Gubernur Riau. Sebelum diserahkan kepada korban banjir, anggaran yang terkumpul rencananya akan dibelanjakan dalam bentuk sembako.

“Setidaknya cara seperti ini cukup efektif dan bermanfaat bagi korban, dari pada harus diserahkan dalam bentuk uang tunai,” katanya.

Selanjutnya, para relawan yang ikut turun meminta sumbangan rencananya akan terjun ke semua universitas di Riau, namun mengingat kondisi waktu dan jumlah relawan, aksi penggalangan dana ini hanya difokuskan di UIN Suska Riau saja.

“Mahasiswa UIN ketika ada saudaranya sesama muslim terkena musibah, mereka lebih cepat untuk tanggap membantu,” katanya.

(MELBA)

© 2014 Uin Suska Mengajar II Support By Members
Admin Website by BOS ARTIKEL